Halo!, dan selamat datang di blog saya, semoga saat anda membuka blog ini, anda dalam kondisi segar bugar.
Nah, mumpung hari libur dan tidak sedang berada dalam kesibukan, kembali saya akan menyajikan tulisan yang tentu lagi-lagi tidak keluar dari tema blog ini, tidak lain seputar massage/pijat.
Dalam kesempatan ini saya akan menyajikan sejarah pijat, dengan tujuan agar tidak ada keraguan pada cara ini sebagai solusi alternatif memelihara, dan menyembuhkan penyakit.
Pijat sudah dikenal sejak zaman yunani kuno. Kala itu pijat menjadi kesukaan/hoby para raja, dengan menggunakan tenaga pemijat, yaitu sesorang yang sengaja dibutakan. Mereka dicabut pengelihatannya karena orang buta diasumsikan lebih peka dalam hal perabaan, yang pada akhirnya saat memijat akan dirasakan lebih enak. Selang waktu berlalu, pijat kemudian dikembangkan dan akhirnya kini kita kenal dengan massage, dan kini menjadi salah satu materi pembelajaran dilembaga-lembaga penampung tunanetra dibawah dinas sosial. Dari situ maka pijat menjadi salah satu propesi yang dikuasai tunanetra, disamping pekerjaan lainnya...
Pertanyaannya kemudian, apakah ada materi penunjang dalam mempelajari massage atau pijat?, atau memang lansung diajarkan langkah-langkah melakukan pemijatan?.
Tentu saja ada materi penunjang agar dalam melakukan pemijatan tidak kehilangan arah dan tidak keluar dari keharusan. Dalam mempelajari massage, selain teori dan langkah melakukan pemijatan, diajarkan pula anathomi manusia yang meliputi: Osteology atau ilmu tulang, sindesmology atau ilmu persambungan, miology atau ilmu otot, dan neorology atau ilmu syaraf.. Disampaing itu diajarkan pula visiologi yang meliputi cell, sistem peredaran darah, sistem organ, sistem pernafasan, sistem pencernakan, dan lainnya yang berhubungan dengan organ dalam.. Materi-materi tersebut tentu dapat menjadi satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain dalam rangkaian pemijatan, sehingga evek yang diharapkan setelah dilakukan pemijatan, dapat dirasakan secara optimal oleh pasien..
Dari sini tentu kita dapat mengambil pelajaran bahwa, ketika obat-obatan dan makanan sudah tercemar zat kimia yang akibatnya dalam tubuh kita banyak bersarang penyakit, maka pijat dapat menjadi salah satu pilihan dalam melakukan pencegahan, dan penanggulangan penyakit..
Sabtu, 20 Oktober 2018
Massage bukan sekedar penghilang lelah
Halo kawan pengunjung blog saya ini, semoga anda semua saya jumpai dalam kondisi tidak kurang suatu apapun.
Seperti tulisan sebelumnya, dan seperti tema yang tercantum pada nama blog ini, maka kali ini dan secara berkala saya akan menyajikan seputar massage/pijat sebagai solusi memelihara kesehatan, dan menyembuhkan penyakit. bila terlanjur dialami.
Kebanyakan orang akan memijat tubuhnya bila merasa lelah atau kaku. Padahal, pijat tak sekedar melepas lelah dan otot yang kaku. Anda bisa memanfaatkan pijat sebagai cara alternatif menyehatkan tubuh. Meski begitu, pemijatan harus dilakukan oleh ahlinya agar tidak terjadi cedera.
Berikut ini beberapa manfaat pijat bagi kesehatan:
-Melancarkan sirkulasi darah.
Pijat dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu jantung untuk lebih banyak memompa darah keseluruh tubuh, sehingga organ-organ fital dan jaringan lain dalam tubuh akan memperoleh oksigen lebih banyak.
-Meningkatkan fungsi kulit.
Peningkatan peredaran darah dapat membantu proses produksi kelenjar minyak dalam menghasilkan
keringat, sehingga zat tidak berguna dalam tubuh dapat dibuang bersama keringat. Selain itu, lapisan
epidermis paling luar akan larut sehingga membuat daya serap kulit berfungsi lebih baik dan kulit jadi lebih halus.
-melarutkan lemak
Gerakan pijatan yang dilakukan dengan cara menekan dan menghentak seperti meremas, memukul, dan
Seperti tulisan sebelumnya, dan seperti tema yang tercantum pada nama blog ini, maka kali ini dan secara berkala saya akan menyajikan seputar massage/pijat sebagai solusi memelihara kesehatan, dan menyembuhkan penyakit. bila terlanjur dialami.
Kebanyakan orang akan memijat tubuhnya bila merasa lelah atau kaku. Padahal, pijat tak sekedar melepas lelah dan otot yang kaku. Anda bisa memanfaatkan pijat sebagai cara alternatif menyehatkan tubuh. Meski begitu, pemijatan harus dilakukan oleh ahlinya agar tidak terjadi cedera.
Berikut ini beberapa manfaat pijat bagi kesehatan:
-Melancarkan sirkulasi darah.
Pijat dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu jantung untuk lebih banyak memompa darah keseluruh tubuh, sehingga organ-organ fital dan jaringan lain dalam tubuh akan memperoleh oksigen lebih banyak.
-Meningkatkan fungsi kulit.
Peningkatan peredaran darah dapat membantu proses produksi kelenjar minyak dalam menghasilkan
keringat, sehingga zat tidak berguna dalam tubuh dapat dibuang bersama keringat. Selain itu, lapisan
epidermis paling luar akan larut sehingga membuat daya serap kulit berfungsi lebih baik dan kulit jadi lebih halus.
-melarutkan lemak
Gerakan pijatan yang dilakukan dengan cara menekan dan menghentak seperti meremas, memukul, dan
menepuk dapat membantu melarutkan lemak sehingga terjadi
pembakaran tubuh.
-menyehatkan paru-paru dan perutt.
Seperti yang kita tahu bahwa paru-paru merupakan salah satu organ yang sangat fital yang fungsinya untuk bernafas, dan dalam proses pernafasan itu melibatkan organ lain seperti jantung dan perut.
-menurunkan tekanan darahPemijatan yang dilakukan didaerah dada, punggung dan leher dapat menurunkan denyut jantung hingga berkurang 10 denyutan tiap menitnya, artinya jika denyut jantung terlalu cepat tiap menitnya yang dihawatirkan dapat mengganggu sistem kerja tubuh, maka pijat dapat mengurangi jumlah denyut tersebut.
-mengurangi stres.
Menurut
laporan ilmiah pijatan mampu menghilangkan stres. Saat dipijat saraf vagus akan
mengirim
sinyal’ ke kelenjar adrenal untuk menekan produksi hormon stres seperti
vasopresin dan kortison.
-meningkatkan kemampuan otak.
Gelombang
otak memiliki kemampuan untuk berubah-ubah sesuai dengan kondisi tubuh
seseorang.
Pemijatan
pada pagi hari dapat membuat tubuh terasa lebih segar dan waspada. Sementara
bila
Sementara bila pemijatan dilakukan sebelum
tidur malam, maka Anda akan tidur lebih nyenyak.
-mengurangi nyeri dan sakit.
Pijat
juga mampu mengurangi rasa sakit karena sel-sel saraf kulit yang ditekan
mengirim sinyal melalui
salah
satu pusat nyeri yakni tulang belakang. Dalam perjalanannya, sinyal tekanan lebih
cepat ketimbangrasa sakit sehingga mengurangi nyeri.
Itulah beberapa faal atau fungsi dari pemijatan jika kita lakukan dengan rutin dan teratur.
Satu hal yang harus diingat adalah, bahwa kesehatan sangat mahal, bahkan dikatakan sebagai harta yang tak ternilai harganya.
Langganan:
Postingan (Atom)